Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

Peluang Tambahan Uang

Gratis File Bimbingan dll

Clickbank

Monday, May 13, 2013

Website abal-abal

Monday, May 13, 2013
0 komentar
Geram juga kalau ada website yang kalau di buka error sepanjang masa, seperti link yang di bawah ini;
  1. http://223.27.144.195/info.php
  2. http://223.27.144.195:8083/info.php
  3. http://223.27.144.195:8082/info.php
  4. http://223.27.144.195:8081/info.php
 Padahal link ini sangat di perlukan oleh jutaan orang yang ingin mengetahui nasibnya.Yaitu para guru yang ingin tau apakah datanya sudah valid atau belum sehingga dia tau apa yang harus dia lakukan.
Mungkin servernya bermasalah, atau boleh jadi bandwithnya dikit.

read more

Tuesday, May 7, 2013

Profesi nan terlindas, gara-gara sertifikasi

Tuesday, May 7, 2013
0 komentar
Sungguh pada awalnya sertifikasi guru di maksudkan agar guru benar-benar profesional dalam melaksanakan tugasnya sesuai bidang dan keahlian masing-masing sehingga di harapkan hasilnya akan maksimal.
Namun gara-gara sertifikasi yang pengelolaannya tidak profesional, terjadi kerancuan dan ketidakberesan dalam praktek pelaksanaannya.Mulai Januari 2013 di berlakukan bahwa setiap guru dapat menerima tunjangan srtifikasi apabila memenuhi jam tatap muka 24 jam.Maka banyak di antara guru yang prustasi karena tidak mampu memenuhi itu.Seharusnya ini menjadi tanggungjawab kemdikbud untuk mencari jalan keluarnya agar guru bisa menerima tunjangan itu.Namun bukannya jalan keluar yang baik yang di lakukan, malah menginjak dan melindas profesi lain yang mereka anggap profesi rendahan, yaitu mengupayakan agar jam BK yang masih banyak berlebih bisa di bagi-bagi kepada guru yang kurang jam.Sungguh miris dan naif.Profesi BK bukan profesi "tak laku-laku".Jika profesi guru Bidang Study bisa di kuasai dengan belajar dan berlatih yg kebanyakan menggunakan kognitif, lain halnya dengan BK yang perlu penjiwaan, karena tak ada satu teori yg berlaku untuk semua siswa tetapi sangat tergantung karakter siswa.Saya bukan tidak kasihan dengan mereka yang kurang jam, tapi rasanya tidak terima jika akhirnya BK di jadikan "ban serap" dan nantinya mereka ini malah menjadi "duri" dalam profesi BK.
Profesi BK saat ini menjadi telindas oleh kepentingan-kepentingan, tempat pelarian dan kita tinggal menunggu semakin hancurnya "kiprah" BK yang dengan susah payah di bangun selama ini.
Cape deh.................................

read more

Wednesday, May 1, 2013

Wajah Murung nan menyelimuti

Wednesday, May 1, 2013
0 komentar
Awal april mula terjadinya peristiwa ini.Saat entri data dapodik database guru banyak yang tak valid.Usut punya usut pasalnya karena jam mengajar guru kurang dari 24 jam /minggu.Sedangkan untuk mendapatkan dana tunjangan profesi seorang guru harus melakukan tatap muka 24 jam/minggu.Bagi yang dapat memenuhi 24 jam akan merasa lega, harapan tetap mendapatkan tunjangan profesi ,sedangkan yang kurang dari 24 jam menunjukkan reaksi yang beragam; marah-marah, ngomel, murung, dan ada yang malas masuk mengajar.
Tentu hal ini tak akan terjadi atau akan bisa diminimalisir jika saja pemerintah tegas dalam hal pemerataan penempatan guru, sehingga tidak ada sekolah yang gurunya kelebihan jam sementara sekolah lain gurunya kekurangan jam.
Serba salah memang.Saya ingat Juni 2012, pemko Medan misalnya sudah merampungkan pendataan guru dan penempatannya agar terjadi pemerataan, tetapi hingga sekarang tak terlaksana.Usut punya usut rupanya sebagian guru malah bergerilya berusaha agar di tak dipindahkan dari tempatnya mengajar.Jadi mungkin saja pemko mumet, dan jadinya menunda.
Hasilnya , ya kejadian lah seperti sekarang ini.
Guru juga kurang peduli dengan informasi,masih ke enakan dengan cara pemenuhan 24 jam melalui Team Teaching.Selain memang Team Teaching itu hanya akal-akalan (tidak di jalankan),  sebelumnya sudah di sampaikan bahwa Team Teaching hanya akan berlaku sampai dengan Desember 2012.
Benang kusut ini tentu tak akan bisa di urai jika masing-masing pihak tak ada yang tarik ulur.Misalnya ; mungkin tak ada salahnya jika pemerintah memberlakukan aturan 24 jam tatap muka mulai Tahun ajaran baru nanti (2013/2014) dgn catatan setelahnya tak ada lagi toleransi.Dan guru juga bersedia jika harus pindah ke sekolah lain agar terpenuhi 24 jam.
Agar wajah murung itu tak berlama-lama.

read more

Monday, April 29, 2013

Malangnya Nasibmu wahai Guru

Monday, April 29, 2013
0 komentar
Saya selalu menghimbau agar guru melek internet agar dapat lebih luas menerima dan mendapatkan informasi.Sebagian guru sudah menyadari hal itu dan sudah semakin maju pemikirannya.Namun datang masalah menimpa.Setelah mereka mulai pintar buka-buka situs, kekecewaan muncul di depan mata.
Lihatlah pencarian data ini utk mendapatkan data guru;
Tapi ketika di buka, ke empat link selalu saja Error.
Kalau pun tidak error, saat di buka muncul seperti ini:
Maka kekecewaan menanti, setelah kita isi NUPTK dan pasword lagi klik login maka di sini yang paling sering error.
 Lalu kita coba buka  dapodik.jardiknas.org/, juga error
buka lagi : www.kemdiknas.go.id/ loadingnya laammmbat,
Lalu bagaimana guru bisa tau mengenai data dia sudah valid atau belum?
Bagaimana guru mau tau informasi bidang pendidikan?
Belum lagi terkadang isi web jarang di update, atau yang di butuhkan guru ternyata nggak ketemu?



read more

Tuesday, April 23, 2013

Duh.......sungguh memprihatinkan

Tuesday, April 23, 2013
0 komentar
UN sungguh bawa berita;
Berita hangat  dan memprihatinkan.Betapa tidak, dari hal carut marut pelaksanaan: tidak ada soal mau di ujikan, soal salah tak sesuai jadwal dan jurusan, soal nyasar, ljk tipis .
Yang paling memprihatinkan, gara gara mau kejar kualitas(keterangan pak Kalla di ILC ) 23Maret, katanya UN utk kualitas mutu, kita melupakan moral yg mengalami degradasi, culas,curang,utk bisa lulus,karena UN di rancang se menakutkan mungkin, dari 1 paket,5 paket,hingga 20 paket.Ini semua gara-gara UN di jadikan syarat kelulusan.

read more

Friday, April 19, 2013

Jika tidak mau mendengar

Friday, April 19, 2013
0 komentar
Sudah sejak 3 tahun lalu, selalu saja ada jaminan dari petinggi lembaga pendidikan di negeri ini ( yang pasti menurut ingatan saya);
-"saya menjamin soal tidak bocor"
-"Kunci jawaban yang beredar, pasti palsu, jangan percaya"
-"UN akan berjalan lancar"
Tapi apa yang terjadi:
-Masih segar dalam ingatan saya tahun lalu ketika kami paran pendistribusi soal di akntor Dinas merasakan kekecewaan ketika itu.Begini ceritanya:
Soal sudah tiba di bawa dengan truk di kantor Dinas pada jam 14 lebih kurang.Namun soal tak bisa di bongkar karena menunggu pak menteri dari Jakarta.Pada jam 14 lebih kurang turun hujan lebat dan baru kira-kira jam 17.30 pak menteri tiba, lalu di adakan acara penyambutan barulah kira-kira jam 18 soal di bongkar, dan sebagian kotak soal sudah basah.
Yang biasanya kami sudah selesai mengelola kotak soal sebelum maghrib, pada waktu itu baru selesai jam 3 pagi.Karena waktu itu juga terjadi soal kurang.
-seingat kita, tahun lalu telah di lakukan uji materi ke MK, dan memutuskan bahwa UN tidak bisa di laksanakan sebelum pemerintah melengkapi sarana dan prasarana di seluruh wilayah Indonesia, namun tetap di laksanakan.
-setahu saya, terbuktikan susah tapi terasa dan terlihat ia, gara-gara UN, telah terjadi perilaku curang yang luar biasa, yaitu sms gentayangan, jual beli kunci jawaban, lalu akan bagaimana jadinya generasi kita nanti?
-Tahun ini tahun yang sangat memalukan, UN amburadul, pelaksanaannya carut marut, masihkah perlu di pertahankan?.
-seolah tak mau di salahkan dan tak mau melengserkan diri, malah punya usul yang lebih konyol.Mereka merencakan UN secara online.
Lihat saja UKG online sudah amburadul yang hanya melibatkan guru, sudah menuai banyak masalah; komputernya kurang, internetnya lamban dan bahkan nggak connect (nyambung), lha ......lalu bagaimana kalau harus menangani jutaan siswa?.... mimpi kali.
Hanya yang punya malu yang mau dan pandai mendengar, jika tidak............ya beginilah jadinya.

read more

Tuesday, January 22, 2013

Ketika air menyapa istana

Tuesday, January 22, 2013
0 komentar


Salam                                                                   22/01/2013
Salam pak

Aku ibu pertiwi

Aku tak tahan lagi

Anak-anakku menangis, merintih, kelaparan, kehausan, menderita, diperlakukan tak adil, di anak tirikan, di kuliti, di telanjangi, di perkosa, dihina, di permainkan, di olok-olok, di siksa dan entah apa lagi tak terkira, tak terucap.

Salam pak,

Aku tak tahan lagi, aku mesti ke sini

Maaf kalau aku seperti tak hormat, tak berbudi dan tak berotak

Tapi aku tak tahan lagi

Melihat tangis anakku, mendengar derita mereka

Sungguh pak, aku terpaksa sampai di sini

Untuk membangunkan bapak.

Tolong tengok mereka

Dengarkan tangisnya

Sungguh

Begitu banyak ludahku lepas

Begitu serak suaraku melengking

Sampai aku tak punya gigi

Aku tak kuat lagi

Salam pak………..

Aku masih mau keliling kampung

Permisi.


read more
 

Author

 

Selamat datang di blog sederhana ini, semoga bermanfaat bagi sekaliannya, dan merupakan kehormatan bagi saya jika sobat sudi meninggalkan komentar sehingga blog ini menjadi lebih profesional, Terimaksih atas kunjungannya

MY FRIENDS